Full Name : Agustin Andria Rosa
Date of Birth : August 16nd, 1988
Place of Birth : Jakarta
Age : 21 years old
Nationality : Indonesian
Address : jl. Kapuk No.33 Rt 01 Rw 002 Margonda Pondok Cina Depok 16424
Phone : 08715422022
Marital Status : Single
Religion : Moeslem
Education
FORMAL
2006
-Until now : University of Gunadarma
Mangement of Economic
2004 - 2006 : SMA DIPONOGORO 01 Rawamangun
2002 - 2004 : SLTPN 119 Harapan Jaya Jakrta
1996 - 2002 : SDN 05 Pagi Jakarta
Non Formal
* Market Capital course at University of Gunadarma
Senin, 22 Februari 2010
Jumat, 12 Februari 2010
Asuransi Jiwa Merupakan Wujud Cinta
Penulis :Septi Susanti
Ketika kondisi kedepan sulit sekali untuk diprediksi, maka yakinkan diri kita bahwa hari ini kita telah berfikir untuk antisipasi kemungkinan tak terduga dimasa depan.
Tidak pesimis adalah jawaban yang paling penting !
Terlalu banyak orang yang selalu terjebak pada kondisi yang tidak pernah berubah, hanya karena mereka pesimis. Ketahuilah bahwa pesimis merupakan salah satu musuh terbesar kita.
Banyak cara yang bisa dilakukan guna mengantisipasi kondisi yang sulit diprediksi dimasa depan dan salah satu cara terbaik adalah dengan mengasuransikan diri kita pada perusahaan asuransi terpercaya seperti sequislife.
Asuransi Jiwa merupakan salah satu bukti cinta kita pada keluarga, pada orang-orang yang kita cintai agar kondisi mereka tetap terjamin saat kita menghadapi kondisi yang serba sulit. Untuk itu hari ini, yuk kita berfikir kembali untuk dapat mengambil manfaat asuransi jiwa guna kepentingan orang yang kita cintai.
Bila Ibu, Bapak merasa sulit atau bingung mengambil keputusan untuk berasuransi, misalnya saja perihal anggaran yang tersedia tidak memadahi, atau bingung memilih asuransi yang dapat dipercaya...lupakan itu dulu....segera hubungi saya yah, Insya Allah saya akan bantu paling tidak untuk saling berbagi, agar selangkah demi selangkah keputusan itu dapat diambil dengan mudah.
Ketika saya melihat 3 anak saya tersenyum hari ini, ada suatu kesyukuran dalam hati bahwa senyuman itu Insya Allah akan terus ada, karena saya telah diasuransikan. Dan itulah salah satu bukti cinta terindah saya kepada keluarga.
Yuk kita sayangi dan cintai keluarga kita dan pastikan salah satu bukti cinta kita adalah dengan ikut Asuransi Jiwa.
alamat: http://www.asuransijiwa.net/page_info.php?id_ktgbr=17&id_brt=50
jurnal asuransi
PEMBUATAN APLIKASI PERHITUNGAN TARIF PREMI
ASURANSI UNTUK KARGO ANGKUTAN LAUT: STUDI
KASUS DI PERUSAHAAN ASURANSI TUGU PRATAMA
INDONESIA CABANG SURABAYA
Angga Aditya Permana1, Arif Djunaidy 1, Erma Suryani1
1 Fakultas Teknologi Informasi,
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya, 60111, Indonesia
E-mail : arif@its-sby.edu
Faktor-faktor yang mempengaruhi premi asuransi angkutan laut adalah faktor yang dapat mengakibatkan sebuah resiko muncul. Asuransi adalah pengalihan resiko yang terjadi selama perjalanan pengiriman barang. Beberapa faktor yang mempengaruhi besar kecilnya tarif premi, yaitu
a. Barang yang diasuransikan
Barang yang diasuransikan (Subject Matter of Insured) yaitu barang tertanggung yang akan diasuransikan kepada penanggung. Jenis barang dan banyaknya barang akan mempengaruhi besarnya rate yang nantinya akan menghasilkan premi asuransi. Jenis barang ini dapat dibagi menjadi dua yaitu barang yang dapat dinilai dengan harga dan barang yang tidak dapat dinilai dengan harga. Sebagai contoh barang lukisan, sebuah lukisan tidak semua orang dapat menilainya dengan harga tertentu tergantung dengan rasa seni (taste of art) masing-masing individu. Barang yang tidak dapat dinilai dengan harga ini untuk penentuan nilai harganya dapat dinegosiasikan terlebih dahulu antara kedua belah pihak yaitu tertanggung dan penanggung. Barang yang diasuransikan juga mencakup jenis mata uang pada waktu transaksi asuransi berjalan dan pada waktu penilaian barang asuransi. Jenis mata uang ini juga mempengaruhi besarnya premi yang dibebankan.
b. Pengepakan barang
Pengepakan barang (packing) yaitu jenis kemasan dari barang-barang yang akan diasuransikan, serta jenis kontainer yang digunakan untuk pengiriman. Masing-masing kemasan barang mempunyai rate tertentu dalam menghitung tarif premi. Jenis kontainer ini dapat terbagi menjadi tiga jenis yaitu kontainer muatan penuh (Full Container Load), kontainer muatan tidak penuh (Less Than Load), dan tidak memakai kontainer. Kontainer muatan penuh yang dimaksud adalah satu kontainer hanya terdapat barang-barang milik satu pemilik saja, sedangkan kontainer muatan tidak penuh yaitu satu kontainer yang berisikan barang-barang lebih dari satu pemilik.
c. Resiko yang diasuransikan
Resiko yang diasuransikan (coverage) yaitu jenis resiko-resiko yang akan dialihkan selama pengiriman barang. Jenis-jenis resiko ini sudah ditentukan dan ditetapkan secara internasional. Contoh dari resiko yang diasuransikan yaitu resiko perang, Jika selama perjalanan pengiriman barang terjadi perang yang mengakibatkan kerugian terhadap tertanggung maka penanggung harus mengganti kerugian sesuai dengan kesepakatan.
d. Pengangkutan
Pengangkutan (Conveyance) yaitu jenis-jenis pengangkutan dalam hal ini adalah kapal – kapal yang akan digunakan baik itu kapal yang telah terdaftar maupun tidak. Selain jenis-jenis kapal juga bukti-bukti pengiriman dan pemilikan barang asuransi (seperti nomor pengepakan, faktur pembelian barang, dan lain-lain). Jenis rute pelayaran kapal juga mempengaruhi pengangkutan. Jenis rute palayaran ini dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu rute pelayaran yang rutin maupun rute pelayaran yang berbeda. Pengangkutan juga dipengaruhi oleh status kapal yang digunakan dalam pengiriman barang. Sebagai contoh status kapal yaitu apakah kapal tersebut milik tertanggung sendiri atau kapal sewaan.
e. Perjalanan
Perjalanan (voyage) yaitu pelayaran pengiriman barang yang diasuransikan mulai dari pelabuhan (port) asal sampai pelabuhan tujuan baik singgah (transhipment) terlebih dahulu maupun tidak.
Sedangkan perhitungan tarif premi yang dibebankan terhadap seorang tertanggung adalah sebagai berikut
3. Proses Bisnis Perusahaan
Pada awalnya pendirian perusahaan misi utama Tugu Pratama Indonesia adalah lebih diarahkan pada penutupan harta milik dan kepentingan para pemegang sahamnya terutama dalam bidang minyak dan gas bumi, akan tetapi dalam perjalannnya, walaupun Tugu Pratama Indonesia masih menspesialisasikan dirinya sebagai perusahaan yang kegiatan utamanya dibidang minyak dan gas bumi akan tetapi juga mengembangkan penutupan semua jenis asuransi kerugian dalam rangka memberikan jasa penutupan asuransi yang dibutuhkan dalam masyarakat serta penyebaran resiko dan pengembangan usahanya. Sebagai lembaga keuangan non-bank Tugu Pratama Indonesia dalam menghimpun dana yang bersumber dari penerimaan premi asuransi melakukan kegiatan investasi disektor-sektor yang produktif sehingga membantu dalam pengembangan usaha dan ekonomi nasional. Usaha ini membuahkan hasil yang cukup berarti terutama dalam sector perasuransian yang bukan saja bergerak secara eksternal horizontal dan vertikalakan tetapi juga menciptakan suatu mekanisme pasar baru yang memiliki daya saing dan peranan yang kuat dala
menghadapi persaingan pasar asuransi serta ditunjang oleh sektor-sektor lainnya. Struktur kepemilikan saham dalam PT. Tugu Pratama Indonesia adalah 45% dimiliki oleh Pertamina, 20% oleh Dana Pensiun Pertamina, dan sisanya (35%) oleh Nusa Ampera Bhakti. Kantor cabang
PT. Tugu Pratama Indonesia di Surabaya, struktur organisasinya dipimpin oleh seorang kepala cabang yang jabatannya setara dengan senior manager dan mempunyai tiga seksi, yaitu
a. Seksi Pemasaran
b. Seksi Administrasi dan Supporting Unit
c. Seksi Technical Unit
a. Seksi Pemasaran
Kegiatan pemasaran untuk kantor cabang Surabaya akan dibagi menjadi tiga subseksi lagi yang didasarkan pada market yang ditangani yaitu bisnis bank, bisnis non bank yang meliputi Kegiatan pemasaran untuk kantor cabang Surabaya akan dibagi menjadi tiga subseksi lagi yang didasarkan pada market yang ditangani yaitu bisnis bank, bisnis non bank yang meliputi broker dan coorporate, dan bisnis retail.
b. Seksi Adinistrasi dan Supporting Unit
Tugas seksi ini melakukan fungsi pencatatan dan penyajian data keuangan dalam bentuk laporan keuangan cabang Surabaya yang nantinya akan digunakan untuk kebutuhan kantor pusat dalam penyajian laporan keuangan perusahaan. Disamping itu, seksi ini menangani kebutuhan arus uang masuk dan keluar dalam rangka mempertahankan kesinambungan kegiatan usaha serta mempersiapkan dokumen-dokumen pendukung atas penerimaan maupun pengeluaran perusahaan serta menangani masalah sumber daya manusia yang terdapat di PT. Tugu Pratama Indonesia, baik aspek penggajian, pendidikan dan latihan, jenjang karir, dan segala hal yang menyangkut fungsi kepersonaliaan.
c. Seksi Technical Unit
Seksi technical unit merupakan akseptasi dan merupakan unit pendukung seksi pemasaran dalam melakukan usaha memberikan tarif premi yang kompetitif dan selaras dengan pembuatan polis asuransi yang sehat serta memperhatikan kapasitas akseptasi cabang Surabaya yang ditetapkan oleh kantor pusat. Selain itu, seksi ini juga menangani proses ganti rugi dari tertanggung, mulai dari penyiapan laporan kerugian sementara, dokumen pendukung serta menyelesaikan baik ditingkat cabang Surabaya atau harus melalui kantor pusat yang berhubungan dengan penaksir dalam tuntutan kerugian asuransi (loss adjuster)
4. Desain dan Implementasi Sistem
Analisis kebutuhan pengguna merupakan kunci atas keberhasilan implementasi sistem. Dalam tugas akhir ini digunakan metode observasi dan wawancara dengan beberapa individu yang terkait. Permasalahan yang ada pada saat ini yang menjadi pertimbangan dalam desain sistem adalah:
• Perusahaan membutuhkan tool/alat untuk melakukan perhitungan tariff premi asuransi.
Desain Aplikasi
Penerjemahan kebutuhan sistem ke dalam suatu aplikasi, baik dari segi pemodelan proses bisnis yang berlangsung, pemodelan dari sisi programming dan aplikasi, maupun pemodelan alur data. Pemodelan dari sisi programming dan aplikasi menggunakan OOAD (Object Oriented Aided Design) untuk kemudahan memodelkan fungsi, tetapi diimplementasikan pada perangkat lunak Microsoft Visual Basic dan Microsoft Access XP. Dari tahap definisi use case diagram, actor yang terlibat dalam sistem: 1. Administrator, 2. Producer/Insured Sedangkan proses atau use case yang dibutuhkan adalah: Use case Catat Asuransi, Use case Catat Common, Use case Catat Barang, Use case Catat Pengepakan, Use case Catat Resiko, Use case Catat Pengangkutan, Use case Catat Perjalanan, Use case Catat Keterangan, Use case Cari Nomor Catat Asuransi, Use case Bandingkan Pencatatan Asuransi, Use case Hitung Premi, Use case Catat Sertifikat, Use case Buat Sertifikat, Use case Cari No Catat Asuransi (sertifikat), Use case Cari Nomor Catat Sertifikat, Use case Cetak Asuransi, Use case Cetak Faktur, Use case Balik Nomor Sertifikat, Use case Lihat Status, Use case Ganti Password, Use case Catat Asuransi Sampul Terbuka Gab, Use case Catat Asuransi Sampul Terbuka, Use case Catat Asuransi Sampul Terbuka1, Use case Catat Asuransi Sampul Terbuka2, Use case Catat Asuransi Sampul Terbuka3, Use case Catat Asuransi Sampul Terbuka4, Use case Catat Pengguna, Use case Catat Klien, Use case Rate Simulation.
5. UJI COBA
Berdasarkan implementasi diuji coba dan analisis terhadap sistem yang telah dibuat. Hasil dari uji coba ini nantinya dapat digunakan sebagai masukan dalam pengembangan aplikasi di masa mendatang. Secara umum, pengujian dilakukan dengan variasi skenario.
Lingkungan Uji Coba
Uji coba untuk aplikasi perhitungan tariff premi ini dilakukan dalam lingkungan sebagai berikut:
a. Spesifikasi perangkat keras:
• Prosesor Intel Pentium 1.6 GHz
• Memory 512 MB
• Kapasitas harddisk 80 GB
b. Sistem operasi yang digunakan: Microsoft Windows XP Professional Versi 2002 Service Pack 2
c. Perangkat Database: Microsoft Office Access 2003
d. Visual Programming: Microsoft Visual Studio 6.0 Microsoft Visual Basic 6.0
Skenario Uji Coba
Pada dasarnya uji coba akan selalu dilakukan terhadap beberapa kondisi yang berbeda. Uji coba yang dilakukan adalah uji coba yang dilakukan apabila seorang melakukan asuransi dengan parameter yang berbeda-beda. Metode uji coba kebenaran ini dilakukan dengan membandingkan
perhitungan manual yaitu dengan menggunakan aplikasi Microsoft Excel dan perhitungan dengan menggunakan aplikasi perhitungan. Selain itu juga dilakukan uji coba kelayakan aplikasi
terhadap seorang pengguna aplikasi perhitungan. Berikut penjelasan skenario uji coba.
Uji Coba Verifikasi (uji coba kebenaran)
Pengujian kebenaran ini dilakukan dengan cara membandingkan hasil perhitungan tarif premi antara perhitungan dengan menggunakan aplikasi Microsoft Excel dan perhitungan tarif premi dengan menggunakan aplikasi perhitungan. Uji coba ini akan dilakukan dengan dua skenario yaitu
a. Skenario Perhitungan Tarif Premi Asuransi. Data-data yang diuji akan dimisalkan sesuai dengan asuransi yang sering terjadi dalam perusahaan asuransi PT. Tugu Pratama Indonesia.
b. Skenario Penyesuaian Tarif Premi Sesuai dengan Tertanggung.
Uji coba ini dilakukan dengan situasi bahwa seorang tertanggung melakukan asuransi tetapi tarif premi yang dibebankan terlalu besar atau terlalu beresiko untuk melakukan pengangkutan, dengan situasi demikian maka parameter-parameter yang diberikan tertanggung akan diubah sehingga tarif premi 6 yang dibebankan sesuai dengan keinginan tertanggung.
Uji Coba Validasi
Pengujian validasi ini dilakukan dengan cara melakukan kuisioner terhadap pengguna aplikasi. Kuisioner ini sesuai dengan apakah parameter-parameter yang didapat dari aplikasi perhitungan sesuai dengan parameter yang menjadi faktor perhitungan tarif prmi asuransi. Uji coba ini juga akan menguji implementasi antar muka, apakah implementasi antar-muka ini mudah dilakukan masukan-masukan tiap-tiap parameternya atau tidak.
6. PENUTUP DAN SARAN
Dari hasil Tugas Akhir ini dapat disimpulkan beberapa hal seperti berikut:
a. Aplikasi perhitungan tarif premi ini berhasil menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh perusahaan asuransi PT. Tugu Pratama Indonesia dalam memberikan dukungan keputusan penentuan tarif premi asuransi.
b. Berdasarkan hasil uji cobadapat disimpulkan bahwa:
• Hasil uji coba verifikasi menunjukkan bahwa memberikan hasil yang sama dengan hasil perhitungan menggunakan perangkat lunak Excel yang selama ini dilakukan
• Hasil uji coba validasi menunjukkan bahwa aplikasi perhitungan tarif premi selain memudahkan pengguna juga sudah memenuhi keinginan pengguna.
7. DAFTAR PUSTAKA
[UU-92] Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 1992 tentang Usaha Perasuransian Bab 1, Pasal 1.
[TP-05] Underwriting Manual KARGO ANGKUTAN LAUT. (2005), P.T. Tugu Pratama Indonesia.
[JF-76] Forrester, Jay W., 1976, “Principles of System”, Wright Helen Press Inc.
[TP-04] Profil Perusahaan. (2004), P.T. Tugu Pratama Indonesia.
[MF- 04] Fowler, Martin, 2004, “UML Distiled edisi ketiga Panduan singkat Tentang Bahasa Pemodelan Objek Standar”, Pearson Education, Inc.
Pendapat:
Pendapat saya mengenai jurnal di atas adalah isi dalam jurnal tersebut cukup bagus. Dalam jurnal ini masih da kekurangan dalam penggunaan EYD-nya, yaitu kata bantu yang berlebihan. Contohnya, yaitu kalimat yang terdapat pada bab pendahuluan d paragraph ke 2 jurnal ini menggunakan kata bantu seperti kata sehingga, akan, semakin sehingga menimbulkan keracuan dalam membacanya. Seharusnya kalimat yang tepat cukup dengan kata sehingga saja, kalimat yang benar sebagai berikut “Tujuan dibuatnya Aplikasi Perhitungan Tarif Premi Asuransi adalah untuk mengelolah dan mengkomputerisasi tari premi asuransi sehingga dapat mengikuti perkembangan……..”. Pada paragraph yang sama tapi terdapat dalam kalimat ke dua, yaitu masih dalam bentuk ejaan yang kurang tepat. Kalimat yang seharusnya adalah “Aplikasi sitem pendukung keputusan untuk pihak manajemen yang digunakan untuk menghitung dalam menentukan jumlah premi………”. Kekurangan yang keduanya adalah tidak adanya contoh perhitungan premi asuransinya.
Adanya kekurangan di dalam jurnal tersebut pasti ada juga kelebihan dalam jurnal ini. Kelebihannya adalah adanya gambar dari asuransi laut. Saran saya agar jurnal ini dapat melengkapi pembahasannya dengan penambahan contoh perhitungan premi asuransi dengan menggunakan aplikasi. Penambahan tersebut bertujuan agar para pembaca lebih memahami apliaksi perhitungan tarif premi asuransi yang terdapat pada studi kasus di perusahaan asuransi Tugu Pratama Indonesia Cabang Surabaya.
alamat : http://www.si.its.ac.id/Penelitian/JURNAL/Angga.pdf
alamat : http://www.si.its.ac.id/Penelitian/JURNAL/Angga.pdf
Langganan:
Postingan (Atom)


